4 Tips Untuk Merawat Bearing Pada Mesin Agar Tetap Awet

Bearing merupakan komponen mekanis yang membuat bagian-bagian yang bergerak bisa berotasi lebih lancar dengan gesekan maksimal. Bearing umumnya digunakan pada mesin-mesin industri atau mesin cetak emas, untuk membantu menyalurkan beban dengan efektif dan memastikan bahwa komponen-komponen sudah terpasang dengan benar. Mengingat fungsinya yang sangat penting, bearing merupakan komponen vital yang akan menentukan keseimbangan dan kelancaran kerja mesin. Karena itu, penting bagi Anda untuk selalu merawat bearing dengan benar agar tetap awet.

Tapi jika Anda masih belum tahu bagaimana cara perawatannya, berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu.

1. Gunakan Pelumas yang Tepat

Salah satu kerusakan pada bearing yang paling umum adalah disebabkan oleh penggunaan pelumas yang tidak tepat. Entah itu karena volume pemasangan yang tidak sesuai, waktu pelumasan ulang yang kurang pas, atau karena kualitas si pelumas itu sendiri yang tidak terlalu bagus. Padahal penggunaan pelumas yang tepat dapat menjaga bearing agar tetap awet dan terhindar dari kerusakan fatal, sehingga Anda tidak perlu keluar uang banyak untuk sering menggantinya dengan yang baru.

2. Hindari Beban Berlebih

Setiap jenis bearing dibuat dengan kapasitas yang berbeda-beda, tergantung dengan fungsinya masing-masing. Jika Anda menggunakan bearing dengan beban berlebih yang tidak sesuai dengan spesifikasi, maka hal tersebut dapat memperpendek masa pakai bearing. Bahkan dalam kasus yang lebih buruk, bisa saja terjadi down time mendadak yang disebabkan karena bearing rusak secara tiba-tiba. Kalau Anda tidak ingin terlalu sering menggantinya, maka selalu gunakanlah sesuai dengan kapasitas yang dianjurkan agar bearing tetap awet.

3. Jangan Abaikan Instruksi Pemasangan

Selalu perhatikan instruksi pemasangan saat Anda sedang melakukan instalasi. Meski terdengar sepele, namun pemasangan yang kurang baik bisa menyebabkan bearing yang longgar dan terjadinya fretting corrosion. Sebaliknya, bearing yang dipasang terlalu ketat justru bisa menimbulkan panas berlebih karena gesekan yang terlalu intens.

Instalasi bearing yang kurang baik biasanya disebabkan oleh peralatan yang tidak lengkap dan sesuai, akibatnya bearing dipasang menggunakan alat yang tidak direkomendasikan. Karena itu, selain harus memperhatikan instruksi pemasangan, penting juga bagi Anda untuk selalu menyediakan perlatan instalasi yang lengkap supaya menjaga supaya bearing tetap awet.

4. Jaga Kebersihan dengan Rutin

Tanpa disadari berbagai macam kotoran seperti pasir, debu, atau butiran metal bisa masuk ke dalam lingkungan kerja bearing sehingga dapat menyebabkan kerusakan. Umumnya, kotoran-kotoran seperti itu masuk melalui grease, dan akan memperpendek masa penggunaan bearing jika terus-menerus diabaikan. Untuk menghindarinya selalu jaga kebersihan bearing dengan rutin, terutama saat Anda sedang melakukan pelumasan. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan terlebih dahulu dan pastikan Anda menggunakan peralatan yang tidak kotor.

Itu dia beberapa tips untuk merawat bearing yang perlu Anda tahu. Meski terdengar sepele, namun kunci keawetan bearing terletak pada bagaimana cara Anda merawatnya. Jadi selalu pastikan agar bearing terawat dengan baik, sehingga masa pakainya pun jadi lebih panjang. Jika Anda mencari aneka macam bearing, maka SLS timken bearing suppliers di Indonesia sebagai pilihan utama!

Read More

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started